Tanaman Indoor Minim Perawatan untuk yang Sibuk (Sekali)

Tanaman indoor minim perawatan untukmu yang sibuk sekali.

Nggak terasa ya, seminggu nggak cukup mengerjakan pekerjaan-pekerjaan kita. Bahkan 24 jam saja rasanya seperti 30 jam. Kayak, merasa capek banget nggak sih, Sobat Uma? 

Iya, Uma tahu kok, masing-masing punya kesibukan. Daripada mengeluh terus, lebih baik alihkan fokus ke tanaman indoor minim perawatan ini.

Uma nggak menjamin tanaman ini bakal mengurangi stres atau bagaimana sih, tapi lebih ke “oh ini lho, waktunya mengurangi interaksi dengan layar ponsel dan laptop”. 

Ini dia tanaman indoor minim perawatan yang bisa Sobat Uma jajal. 

1. Lidah mertua

Tanaman lidah mertua. Foto: kebunrumahku / Instagram @kebun.rumahku.

Tanaman lidah mertua atau Sansevieria memiliki kemampuan mencadangkan air lebih lama. Jadi, Sobat Uma nggak perlu sering-sering menyiramnya. Namun, pastikan keadaan tanahnya tetap lembab ya! 

Tanaman lidah mertua juga termasuk minim perawatan. Bentuknya ada yang memanjang seperti pagar, ada juga yang melebar seperti daun bunga. Seperti lidah mertua mini yang ada di gambar di atas. 

Selain kemampuan menyimpan cadangan air, lidah mertua juga mampu menyerap zat kimia beracun. Misalnya karbondioksida, benzena, formaldehida, dan trikloroetilena. Zat kimia ini ada di dalam ruangan juga lho! 

Makanya, lidah mertua seringkali dijadikan tanaman indoor pembersih ruangan untuk mengurangi sindrom sick-building

2. Lily paris

Tanaman lily Paris. Foto: Crocus.co.uk

Tanaman lily Paris termasuk dalam kategori tanaman perdu. Nama lainnya lily Siam. Ternyata, tanaman ini berasal dari Afrika Selatan lho. 

Tanaman lily Paris sering dijadikan tanaman gantung. Karena daunnya yang mengembang, anti kering, dan tahan panas. Sehingga, jadi tampak unik. 

Selain itu, tanaman ini biasa dijadikan sebagai tanaman dalam ruangan. Perawatannya yang nggak ribet dan cukup disiram untuk memastikan tanahnya tetap lembab. 

Kemampuan menyerap racun seperti formaldehida dan xilena nggak diragukan lagi. Racun-racun ini biasa terkandung di kertas, tisu, karet, asap rokok, dan cat dinding. 

Untukmu yang sibuk, lily Paris direkomendasikan banget sebagai tanaman hias indoor. Tanaman dalam pot ini bisa menjadi penghias meja kerja atau belajar Sobat Uma. 

3. Sirih gading

Tanaman sirih gading. Foto: kebunrumahku / Instagram @kebun.rumahku.

Tanaman sirih gading atau devil’s ivy dan philodendron dikenal sebagai tanaman tahan banting yang bisa tumbuh walaupun kurang disiram air. Frankly speak, jujur saat menanam sirih gading terasa lebih ringan. 

Terasa lebih ringan karena: 

  • Memperbanyak anakan sirih gading hanya dengan memotong batang yang tua dan akar yang panjang.
  • Bisa ditanam di tanah dan air.
  • Disiram kalau tanahnya terasa kering. 
  • Kalau mendapat sinar matahari cukup, tanaman pembersih ini bisa tumbuh subur. 

Tanaman pembersih udara yang tumbuh merambat ini bertahan di kondisi indoor atau dalam ruangan. Asalkan, Sobat Uma rajin menjemurnya sekitar dua atau tiga kali dalam seminggu. 

Tanaman ini mampu menyerap zat beracun seperti formaldehida, benzena, dan xilena. Bahkan juga mampu mengurangi sindrom sick-building, sama seperti tanaman lidah mertua. Itulah kenapa sirih gading sangat berarti untukmu yang sibuk. 

4. Sukulen mini

Tanaman sukulen. Photo by Scott Webb from Pexels

Tanaman mungil nan cantik ini menjadi favorit untuk kamu dan Sobat Uma yang sibuk sekali. Kemampuan menyimpan cadangan airnya sama seperti kaktus. Tapi jelas berbeda ya dengan kaktus. 

Tanaman sukulen mempunyai ragam bentuk dan warna yang unik. Dari segi fisik, sukulen hampir sama seperti bunga pada umumnya, yakni punya kelopak dan daun. Namun penyimpanan airnya berada di batang. Berbeda dengan kaktus yang menyimpan air di duri, sebagai pengganti daun. 

Nah, tanaman hias indoor ini disiram jika tanahnya mulai mengering. Supaya nggak bingung, Uma biasanya menyiram sukulen sekitar satu atau dua kali dalam seminggu. 

Untuk perawatan, tanaman sukulen sebaiknya ditempatkan di area teduh, namun tidak terkena sinar matahari langsung. Bagaimana dengan tanahnya? Campurkan sekam, kompos, dan pasir atau kerikil untuk menjaga kelembaban tanah. Pastikan pot punya lubang drainase yang cukup ya! 

Untuk Sobat Uma yang ingin memiliki tanaman hias pembersih udara ini, ada jenis-jenis sukulen indoor yang bisa kamu rawat, seperti: 

  • Aloe vera atau lidah buaya, 
  • Tanaman jade,
  • Sukulen panda,
  • Sukulen roseum,
  • Lidah mertua,
  • Sukulen ecevera,
  • Sukulen zebra, dan
  • Sukulen nolina. 

Nah, itulah macam-macam tanaman indoor minim perawatan untuk Sobat Uma yang sibuk. Walaupun sibuk, tetap harus produktif menanam ya! Demi menjaga kesehatan mata dan mental kita.

Menanam itu menyembuhkan.
Posts created 9

Satu tanggapan pada “Tanaman Indoor Minim Perawatan untuk yang Sibuk (Sekali)

Yuk bagikan cerita atau komentar di sini. Komentarlah dengan santun ya!

Pos Terkait

Mulai mengetik pencarian Anda diatas dan tekan enter untuk mencari. Tekan ESC untuk batal.

kembali ke Atas